Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup (IELH) untuk Perencanaan Pembangunan Daerah yang Rendah Emisi GRK



Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup (IELH) adalah upaya pengendalian untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mendukung komitmen pembangunan rendah emisi gas rumah kaca (GRK). Untuk mengenalkan konsep, konteks, dan mekanisme implementasi IELH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK) dengan didukung oleh GGGI, menyelenggarakan Seminar IELH pada 24-25 Agustus 2021 secara daring.

 

Seminar dibuka secara resmi oleh Sekretaris Direktur Jenderal Planologi, Kehutanan, dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa IELH merupakan seperangkat kebijakan ekonomi untuk mendorong pemerintah pusat dan daerah, serta setiap orang ke arah pelestarian fungsi lingkungan hidup.

 

Pada hari pertama, seminar membahas “IELH dan Perencanaan Pembangunan Hijau”. Hari kedua mengangkat tema “Mendorong Implementasi IELH”. Materi disampaikan oleh narasumber dari direktorat-direktorat terkait di KLHK, Badan Pusat Statistik, Badan Kebijakan Fiskal dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Direktorat Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bappeda Provinsi Kalimantan Utara, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Balikpapan yang menyampaikan contoh peluang penerapan IELH.

 

Seminar dua hari ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang merupakan perwakilan dari Perangkat Daerah (OPD) provinsi, termasuk KPHP/L (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi/Lindung) dari enam provinsi: Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua, dan Papua Barat; serta peserta dari universitas/perguruan tinggi dan mitra pembangunan. Setelah mengikuti seminar ini, pengetahuan para peserta tentang konsep, konteks, dan mekanisme implementasi IELH mengalami peningkatan. Pengetahuan tersebut dapat diaplikasikan untuk perencanaan pembangunan daerah yang rendah emisi GRK.

 

GGGI Indonesia mendukung KLHK melalui kerangka Kerjasama Program Pembangunan Hijau Fase 3 – Proyek Lanskap Berkelanjutan dengan memberikan dukungan teknis penyusunan studi dasar untuk penilaian penggunaan instrumen ekonomi lingkungan hidup dan skema insentif lainnya pada KPHL Balikpapan di Kaltim, fasilitasi pertemuan para pihak, dan mengembangkan kapasitas pengetahuan serta transfer pengetahuan terkait IELH.